Isyaratkan Dukung Jokowi-Maruf Amin, Emil Dardak: Tak Mudah Bangun Infrastruktur Seperti Saat ini

golkarjatim

golkar jatim

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak hadir pada puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 organisasi masyarakat (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), di Surabaya, Sabtu (26/1/2019).

Di hadapan ribuan kader ormas hasta karya (ormas pendiri) Partai Golkar ini, Emil Elestianto Dardak mengisyaratkan akan mendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Jokowi-Ma'ruf Amin juga merupakan paslon yang didukung oleh Partai Golkar.

Isyarat ini disampaikan Emil Elestianto Dardak dengan menyebut pentingnya keberlanjutan program pembangunan infrastruktur di era periode pertama pemerintahan Jokowi.

"Kita bisa berkumpul di acara ini lebih cepat dibanding sebelumnya karena adanya jalan tol. Kita harus akui bahwa dengan adanya pembangunan infrastruktur saat ini, semakin memudahkan masyarakat," kata Emil Elestianto Dardak pada sambutannya di hadapan peserta pertemuan, Sabtu (26/1/2019).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur secara besar-besaran seperti saat ini bukanlah hal yang mudah.

Ia membandingkan dengan pembanguan infrastruktur yang dilakukan di Trenggalek, daerah yang dipimpinnya saat ini.

"Ada yang bilang bahwa kalau membangun infrastruktur, tinggal membangun. Padahal tidak demikian. Banyak yang harus disiapkan," kata Emil Elestianto Dardak.

Ia lantas menyebut proses pembangunan infrastruktur yang menurutnya tak singkat.

"Kalau ingin membangun infrastruktur, dimulai ide. Kemudian, dilakukan uji kelaikan. Dari uji kelaikan, harus ada pembebasan lahan. Itu butuh mekanisme yang tak mudah," katanya.

Ia lantas mencontohkan pembangunan Anjungan Cerdas di Trenggalek.

Proyek yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini bertujuan menjadi pusat ekonomi di wilayah Trenggalek, Ponorogo, Tulungagung, Kediri, hingga Blitar.

Berada di jalur selatan, wahana ini diharapkan menjadi daya tarik untuk wisata.

Pemkab Trenggalek ikut serta dalam pembangunan ini dan menjadi pihak yang berperan dalam pembebasan lahan.

"Kami tahu benar bagaimana panjangnya proses pembebasan lahan itu. Meskipun memang sulit, namun kami bisa meyakinkan warga yang terdampak untuk direlokasi," katanya.

"Nah ini baru di Trenggalek. Coba bayangkan bagaimana pembebasan untuk jalan tol yang kini tersambung dari Jawa Timur hingga DKI Jakarta. Meski tak mudah, buktinya hal ini bisa dilakukan pemerintah saat ini," kata pria yang kini menjadi Wakil Gubernur Jatim terpilih ini.

Ia lantas menghubungkan Pilpres dengan pemilihan gubernur Jatim 2018 silam.

Golkar yang kini mengusung Jokowi-Ma'ruf Amin sebelumnya mengusung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak di Pilgub.

"Sehingga, kami meyakini bahwa yang menjadi pilihan Partai Golkar, adalah pilihan terbaik," kata bupati yang dilantik sejak 2016 silam tersebut.

Ia berharap, kader Partai Golkar terus memelihara kebersamaan hingga pemerintahan provinsi Jatim berjalan.

"Perjuangan di Pilgub masih teringat. Ibaratnya, mesin masih panas. Karena itu kita akan terus bersama. Golkar bersama Khofifah dan Emil Dardak memastikan kebersamaan di pemerintah provinsi kelak," harapnya.

sumber : jatim.tribunnews.com